Sayaingin membagikan pemikiran saya pada sebuah karya seni, "The Persistence of Memory" ole h Salvador Dali, seorang seniman surealis. Karya seni tahun 1930-an ini memberi saya perasaan ketidakpastian pada p a ndangan pertama. Apa y ang menarik perhatian saya adalah tiga jam yang menghadap ke luar kepada kita orang-orang di mana kita dapat melihat
TheSick Child (Norwegian: Det Syke Barn) records a moment before the death of his older sister Johanne Sophie (1862 - 1877) from tuberculosis at 15. Munch returned to this deeply traumatic event again and again in his art, over six completed oil paintings and many studies in various media, over a period of more than 40 years.
TheStarry Night Malam yang Berbintang Lukisan The Starry Night yang relatif abstrak adalah contoh dari penggunaan sapuan kuas tebal yang inovatif dan berani dari van Gogh. Dalam salah satu suratnya kepada Theo adiknya Van Gogh menuliskan bahwa makna Starry Night baginya adalah Sesuatu yang sederhana. Vincent Van Gogh Tanggal.
Gambaryang satu ini kadang-kadang diberi nama "Starry Night", berdasarkan sebuah lukisan dari Vincent Van Gogh. Untuk alasan yang tidak jelas, permukaan luar dari bintang V838 Mon tiba-tiba saja membesar dan membuanya menjadi bintang paling terang di seluruh Galaksi Bimasakti pada Januari 2002. Lalu tiba-tiba juga menjadi memudar.
Apainting (Self-portrait, 1889) and a photograph (c. 1885) of Vincent van Gogh; Van Gogh (Photographer unknown), Public domain, via Wikimedia CommonsCafĂ© Terrace at Night (1888) by Vincent van Gogh in Context. Van Goghâs CafĂ© Terrace at Night should not be confused with his other famous night scene painting that often steals the show titled, The
Prompt The poem âThe Starry Nightâ by Robert Fagles is based on the painting below by Vincent Van Gogh, a famous post-impressionist painter known among other things for his mental instability. Read the poem carefully and analyze how the techniques the poet uses create a complex understanding of the speaker and art.
APRESIASISENI BUDAYA KARYA SENI DUA DIMENSI DAN TIGA DIMENSI Oleh : Shela Sonia (25) KARYA DUA DIMENSI (LUKISAN) âLUKISAN STARRY NIGHTâ DESKRIPSI Judul karya:Starry Night Seniman : Willem Van gogh Tahun :1889 Media: Cat minyak diatas kanvas Ukuran: 73,7 x 92,1 cm Letak : Museum Modern Art, New York Lukisan ini berbentuk persegi
Bentukgoresan melingkar yang ada di lukisan The Starry Night menggambarkan pola Turbulensi dalam Dinamika Fluida yang digambarkan seperti pusaran kecil energi yang bekerja secara bersamaan. Kesimpulan ini didapatkan setelah para ilmuwan yang mengamati pola turbulensi menggunakan teleskop Hubble teringat pada pola yang sama yang ada pada
Karenabelang-belang pada kulitnya mirip dengan peta yang memisahkan daratan dan lautan, Ashley pun akhirnya sengaja menggambar batas yang menunjukkan perbedaan warna kulit diantara belang-belang tersebut. Alhasil, tubuhnya kini terlihat layaknya peta dunia atau bahkan hasil lukisan Vincent van Gogh bernama The Starry Night.
TheAuthority of Timelessness I, VINCENT: Poems from the Pictures of Van Gogh by Robert Fagles. Princeton, N.J.: Princeton University Press, 1978. Pp. 113. $12.50,
Thereare also links to pages describing some of Vincent van Gogh's most famous paintings, Starry Night, Sunflowers, Irises, Poppies, The Bedroom, Blossoming Almond Tree, The Mulberry Tree, The Night Café, and The Potato Eaters, in great detail. In December of 1881, at the age of 28 just as he began his first paintings Vincent wrote to his
Nama: Muhammad Dhafin Naufal AfifKelas : X Mipa 5No. Absen : 22
Medium Oil on canvas. Dimensions. 54 cm à 65.2 cm (21 in à 25.7 in) Location. The Walters Art Museum, Baltimore. The Potato Harvest is an oil on canvas painting by the French artist Jean-François Millet, created in 1855. It is held at The Walters Art Museum, in Baltimore.
3 "Irises" was the first painting Van Gogh started after arriving at the asylum. The flowers were growing in a garden in the small outdoor area where the artist was allowed to stroll and sit. 4. In all, the artist did four studies of the iris. The first, "Irises," showed a bed of purple irises with a single white blossom, and the second, "The
Church(detail), Vincent van Gogh, The Starry Night, 1889, oil on canvas, 73.7 x 92.1 cm. (The Museum of Modern Art, New York; photo: Steven Zucker, CC BY-NC-SA 2.0) Besides his private room, from which he had a sweeping view of the mountain range of the Alpilles, he was also given a small studio for painting.
jC58.
Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru lainnya. usebelum ane bahas tentang lukisan sang maestro Van Gogh tolong di rate dulu gan Spoiler for No Repost pertama ane pengen ngasi tau siapa sih Van Gogh itu Spoiler for pict. Van Gogh Van Gogh menurut wikipedia indonesia Spoiler for Wikipedia Says Vincent Willem van Gogh ucapan Belanda [vÉȘnËsÉnt vÉnËxÉx] bantuaninfo 30 Maret 1853 â 29 Juli 1890 adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Pada masa mudanya Van Gogh bekerja pada sebuah perusahaan penjual karya seni, dan setelah beberapa waktu bekerja sebagai guru, ia melayani sebagai misionaris yang bekerja di wilayah pertambangan yang sangat miskin. Ia baru menjadi seniman pada tahun 1880. Mulanya karya-karyanya menggunakan warna-warna yang suram. Baru ketika di Paris ia berjumpa dengan impresionisme dan neo-impresionisme yang warna-warnanya yang lebih cerah dan gaya lukisannya dikembangkannya menjadi sebuah gaya yang unik dan mudah dikenali. Gaya lukisannya ini mencapai tingkat perkembangannya yang penuh ketika ia tinggal di Arles, Perancis. Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme. Vincent Van gogh didiagnosa menderita epilepsi yang cukup parah. Diagnosa ini dibuat oleh 2 orang dokter berbeda yang merawatnya. Van Gogh juga pernah memotong telinganya sendiri. Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-RĂ©my-de-Provence, Perancis. Di Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap pribadi sangat menyayangkan bunuh diri Van Gogh gan. Van Gogh bunuh diri dengan cara nembakin pistol ke kepalanya gan liat dulu nih pict nya Starry Night Spoiler for Starry Night Spoiler for vandem's says pertama kali liat tuh lukisan ane langsung kagum gan, gak percaya aja gitu kalo itu lukisan di buat Van Gogh dengan keadaan depresi CMIIW. Van Gogh melukis Starry Night secara langsung di tengah malam dengan menggantungkan lilin di sekeliling topinya dan di sebelah kanvas nya gan. Van Gogh sendiri adalah pelukis yang langsung melukis di malam hari dan pelukis nokturnal pertama penting disini adalah gairahnya akan malam yang gelap. Di waktu ketika lampu penerangan jalan sangat minim dan cahaya yang membantunya hanyalah cahaya dari rumah-rumah di desa. Malam itu adalah malam yang sangat gelap gan. kurang keren gimana tuh coba? sebelumnya para ilmuwan tidak dapat menggambarkan dengan jelas dan sempurna bagaimana menggambar bentuk turbulensi udara yang terbentuk di belakang mesin pesawat yang membelah udara. Para ilmuwan telah berjuang selama berabad-abad untuk menggambarkan aliran turbulensi. Bahkan beberapa ahli menyatakan fenomenanya lebih rumit dari mekanika kuantum. teori modern untuk menjelaskan turbulensi baru dikemukakan pertama kali oleh ilmuwan Soviet Andrei Kolmogrov pada Luis Aragon, seorang ahli fisika dari National Autonomous University of Mexico dan koleganya menemukan bahwa goresan pelukis Belanda itu sangat sesuai dengan formula matematika turbulensi. Bentuk-bentuk seperti itu terlihat pada lukisan The Starry Night yang dilukis tahun 1889 dan Road with Cypress and Star pada 1890. ane gak bisa ngebayangini seberapa rumit bentuk bayangan udara di kepala Van Gogh ketika membuat lukisan ini. Ilmuwan aja gak ada yg bisa nggambarin bentuk turbulensi udara pesawat. dan Van Gogh bisa menggambarkan dengan sempurna gan. Pertanyaannya sangat jelas â apa yang terjadi didalam jiwa seorang seniman yang tersiksa yang membuatnya melarikan diri ke hitamnya malam yang tak berujung? Starry Night mencerminkan penderitaan dari sang seniman. Goretan-goretan yang energetik, warna bintang yang semangat melawan biru gelap dan hitamnya malam mencerminkan kebutuhan dari seorang yang depresi akan pengharapan ditengah hitamnya malam. Starry Night adalah sebuah pertempuran antara seseorang dengan kegelisahannya. Sebuah teriakan untuk harapan, pelita dan kasih sayang. mungkin itu yg bisa ane sampein ke agan" kurang lebih nya atau salah benarnya mohon di koreksi dengan bijak maaf juga kalo thread ane gak rapi hehehe maklum nyubi baru belajar TS tidak mengharapkan tapi TS mengharapkan jangan lupa juga kunjungi lapak ane BROILER clothing diskon up to 40% 16-06-2013 1044 emang arti lukisan nya apaan ni yaa ? 16-06-2013 1044 Kaskus Addict Posts 1,302 no pertamax diantara kita 16-06-2013 1045 Kaskus Addict Posts 1,302 QuoteOriginal Posted By SurgaDuniaâșemang arti lukisan nya apaan ni yaa ? mangkanya di baca gan 16-06-2013 1048 Aktivis Kaskus Posts 633 wah, agan keren banget sampe meneliti sedetail itu. kalo ane sih suka lukisan ini, asalkan suka, ya suka aja, kagak ane teliti sampe segitunya kalo boleh, tambahin lukisan The Scream nya Edvard Munich dong... 16-06-2013 1058 Kaskus Addict Posts 1,990 pelukis terkenal nih sayang pengidap penyakit epilepsi dan berakhir dengan bunuh diri 16-06-2013 1059 Keren ya si Van Googh, ganteng wkwkwk 16-06-2013 1102 itu yang hitam menjulur ke atas..semak belukar apa pohon apa apa yah... 16-06-2013 1105 Ada di chalkzone nih 16-06-2013 1114 hebat gan, tapi sayang endingnya bunuh diri 16-06-2013 1115 Kaskus Addict Posts 2,283 kasian gan, malah bunuh diri 16-06-2013 1115 Kaskus Addict Posts 2,008 Nice share gan 16-06-2013 1123 Lebih suka yang ini... Spoiler for Van Gogh Starry Night over the Rhone 16-06-2013 1123 Kaskus Addict Posts 2,003 ane gak ngerti lukisan gan yg jelas keren itu lukisannya 16-06-2013 1132 Aktivis Kaskus Posts 573 ini emang asli analisa agan? kalo dalam menginterpretasikan suatu karya seni ga ada yang bisa bilang benar atau salah gan. siapapun punya hak untuk mendefinisikan dan merasakan dari suatu karya seni. bahkan pembuatnya sendiri saja tidak bisa mengoreksi bahwa pendapat kita itu benar atau agan menganggap lukisan starry night itu seperti itu ya tidak masalah. pasti agan anak sastra ya ? hehee biasanya yg suka nganalisa2 gini anak sastra. nice tread gan. 16-06-2013 1138 Kaskus Addict Posts 2,022 banyak kontrovensinya ya lukisan beliau 16-06-2013 1142 Kaskus Addict Posts 2,022 wah hebat ya van gogh , nais inpoh gan, sekalian mejeng pejwan. 16-06-2013 1202 Kaskus Addict Posts 2,008 Nice share gan 16-06-2013 1206 Kaskus Addict Posts 2,566 terkenal sih gan cuma mati gara2 bunuh diri 16-06-2013 1208 Kaskus Addict Posts 2,005 ane kurang paham soal lukisan, dmana indahnya.. 16-06-2013 1210
Daftar isi1. The Starry Night 2. Starry Night Over the RhĂŽne 3. Sunflowers Series4. Self Portrait5. The Potatoe Eaters 6. Bedroom in Arles7. Almond Blossoms8. CafĂ© Terrace at Night9. The Story of The Irises10. Sunset at Montmajour 11. The Portrait of Doctor GachetVan Gogh atau memiliki nama lengkap Vincent Willem van Gogh merupakan salah satu seniman paling ternama di dunia. Dirinya adalah seorang pendeta sekaligus pelukis pasca impresionis Belanda yang paling berpengaruh terutama bagi dunia seni Barat. Ia lahir di Zundert, Belanda pada tanggal 30 Maret 1853. Lukisan-lukisannya sebagian besar merupakan aliran ekspresionisme yakni gambaran yang sesuai dengan isi hati sang pelukis ketika melihat suatu objek. Van gogh wafat pada 29 Juli 1890 di Perancis. Selama hidupnya, van Gogh telah menciptakan 900 lukisan. Berikut ini adalah karya lukisan van Gogh yang paling fenomenal beserta kisah dibaliknya. 1. The Starry Night Ketika nama Vincent van Gogh disebutkan sebagian besar orang akan langsung teringat pada lukisan The Starry Night. Lukisan tersebut memang menjadi salah satu masterpiece van Gogh yang dibuatnya pada tahun 1889. Hal yang paling menarik dari lukisan ini adalah gambaran langit malam yang berputar-putar sehingga membuat orang yang melihatnya merasa terkagum-kagum. Lukisan yang saat ini tersimpan di The Museum of Modern Art, New York ini mengandung kisah yang menyedihkan. âThe Starry Nightâ ia ciptakan ketika dirinya sedang dalam masa perawatan di Rumah Sakit Saint-RĂ©my-de-Provence akibat sakit mental yang dideritanya. Lukisan tersebut terinspirasi dari jendela kamar isolasinya bahkan para ahli telah sepakat bahwa van Gogh melukisnya dalam keadaan psikosis. Uniknya van Gogh justru menganggap lukisannya ini menjadi sebuah eksperimen yang Starry Night Over the RhĂŽne Sebelum melukis âThe Starry Nightâ, van Gogh lebih dahulu melukis âStarry Night Over the RhĂŽne yakni satu tahun sebelumnya. Lukisan ini serupa dengan The Starry Night hanya saja pada bagian langit memiliki spiral yang lebih sedikit. Objek dari inspirasinya pun berbeda yakni dari langit malam ketika van Gogh berada di tepi sungai Rhone dekat Rumah Kuning tempat tinggalnya bersama dengan rekan-rekannya. Dalam lukisan ini van Gogh mengungkapkan kekagumannya terhadap pemandangan perairan di kota Arles, Perancis. Lukisan ini kemudian ia berikan kepada temannya yakni EugĂšne Boch dan dipamerkan SociĂ©tĂ© des Artistes IndĂ©pendants di Paris pada tahun 1889. Saat ini Starry Night Over the RhĂŽne berada di MusĂ©e dâOrsay, Paris sejak tahun 1975 setelah sebelumnya berada di Buffa, Gallery of Sunflowers SeriesSelain lukisan Starry Night Over the RhĂŽne, van Gogh ketika berada di Arles juga menciptakan karya lainnya yang kemudian disebut sebagai âSunflowers Seriesâ. Lukisan bunga Matahari ini sebenarnya terdiri dari tujuan rangkaian namun saat ini hanya sia 5 buah saja. Ketujuh rangkaian lukisan tersebut memiliki sketsa dan ide yang sama yakni bunga matahari yang berada di sebuah vas dan tidak begitu mekar dengan segar namun tetap memiliki warna kuning yang cerah. Lukisan matahari menggambarkan suasana hati van Gogh yang sedang bagus. Selain itu pada dasarnya ia sangat menggemari bunga matahari. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya lukisan van Gogh yang terdiri dari unsur bunga matahari. Lukisan ini, kini tersimpan di museum yang berbeda-beda diantaranya adalah National Gallery, London, Museum Amsterdam,Tokyo, Munchen, serta Philadelphia di Amerika Self PortraitLukisan Self Portrait diyakini sebagai gambar diri yang terakhir dari seorang van Gogh meskipun beberapa ahli masih meragukannya. Namun semuanya sepakat bahwa lukisan ini menjadi gambar yang paling ikonik mengenai potret seorang Vincent Willem van Gogh. Kisah dibalik lukisan ini pun ada berbagai versinya yakni van Gogh ingin mendokumentasikan dirinya terutama terkait perkembangan fisik dan mentalnya. Namun ada pula yang mengatakan alasan van Gogh melukis dirinya adalah karena dirinya tidak memiliki cukup uang untuk menyewa model. Dalam lukisan ini terdapat surat yang ditulis oleh van Gogh sendiri bahwa dalam lukisan âSelf Portraitâ wajahnya lebih tenang meski matanya masih menunjukkan sebaliknya namun ia juga memberitahukan pada temannya dirinya sedang berada di tempat yang lebih baik. Saat ini âSelf Portraitâ yang asli berada di MusĂ©e dâOrsay, The Potatoe Eaters âThe Potatoe Eatersâ adalah lukisan hasil karya Vincent van Gogh yang sketsanya dibuat pada bulan Maret 1885 dan selesai di tahun yang sama. Lukisannya kali ini tidak begitu penuh warna seperti sebelumnya dan lebih banyak mendapat pengaruh dari Jozef Israel. Di dalam lukisan ini tergambar potret para petani yang sedang berkumpul di meja makan. Vincent van Gogh ketika melukis ini sedang berada di Nuenen Belanda. Ia mencoba untuk menggambarkan kehidupan para petani di sana yang kelam. Pada tahun 1887, van Gogh menulis surat untuk saudara perempuannya dan mengatakan bahwa âThe Potatoe Eatersâ merupakan maha karyanya dan ia sangat bangga bisa menyelesaikan lukisan tersebut. Kita bisa melihat lukisan ini yang asli di Van Gogh Museum, Bedroom in ArlesLukisan Bedroom in Arles ini merupakan karya dari van Gogh yang terdiri dari tiga buah lukisan dan semuanya identik. Objek yang dilukis yakni kamar tidur milik van Gogh sendiri ketika hidup di Place Lamartine di Arles, Bouches-du-Rhone, Prancis atau dikenal juga sebagai Rumah Kuning. Di dalam lukisan ini van Gogh menggambarkan bagaimana suasana kamar dari seorang pelukis. Vincent melukis Bedroom in Arles setelah terserang penyakit yang mengharuskannya berbaring di atas kasur untuk beberapa hari. Ketiga lukisan tersebut berada di tiga musim yang berbeda dimana versi pertama tersimpan di Van Gogh Museum di Amsterdam, versi kedua Art Institute of Chicago di Chicago dan versi ketiga berada di MusĂ©e dâOrsay, Paris. 7. Almond BlossomsVincent van Gogh melukis âAlmond Blossomsâ sekitar tahun 1888â1889. Dalam lukisan ini van Gogh melukis bunga Almond dengan sangat sederhana namun tetap elegan serta mampu menghadirkan suasana menyenangkan dan menggembirakan dari sang pelukis. Ia sendiri mendapatkan inspirasi untuk melukis objek bunga Almond karena sangat tertarik dengan seni jepang terutama dari lukisan Pohon Plum Berbunga Japonaiseries. Tak heran jika lukisan ini banyak mendapat pengaruh dari ukiran kayu ukiyo-e. Selain itu kisah dibalik lukisan ini adalah untuk menyambut kelahiran keponakannya. Ia juga menjelaskan bahwa hatinya sangat senang ketika pepohonan mulai mekar. âAlmond Blossomâ saat ini berada di Van Gogh Museum, CafĂ© Terrace at NightCafĂ© Terrace at Night merupakan karya seni dan Vincent van Gogh yang menjadi awal karya-karya lainnya dengan latar belakang langit malam. Lukisan ini ia ciptakan di sebuah makam di bulan September pada tahun 1888. Lukisan ini baru dipamerkan pada tahun 1891 namun dengan judul yang berbeda yaitu Coffeehouse, in the night atau dalam bahasa Perancis yaitu CafĂ©, le soir. Dalam suratnya yang berkaitan dengan lukisan ini van Gogh mengatakan bahwa dirinya sangat menikmati malam di Arles. Ia merasa sangat cocok berada di area tersebut dan dapat menggambar objek-objeknya secara langsung. Malam-Malamnya kini dihiasi dengan warna biru, ungu, dan hijau yang cantik dengan pemandangan sekitar alun-alun yang terang diwarnai belerang pucat, hijau lemon. Lukisan ini kini dilestarikan di Kröller-MĂŒller Museum, The Story of The IrisesLukisan âThe Story of The Irisesâ juga dikenal dengan hanya âIrisesâ saja yang digambar oleh van Gogh pada bulan Mei 1889. Ia menciptakan lukisan ini di minggu pertama perawatannya di rumah sakit setelah insiden memotong telinganya sendiri. Ia mulai melukis sesaat setelah tiba di rumah sakit dengan duduk di taman sebagai studinya untuk mendapatkan ketenangan. Meski begitu karya nya ini dianggap sebagai lukisan dengan nilai keindahan yang luar biasa dimana mampu menghadirkan cahaya kehidupan dan keindahan alam. Dalam lukisan ini, van Gogh menuliskan âPandangan dari kejauhan. Iris adalah ruang belajar yang penuh dengan udara dan kehidupanâ. Maha karya ini berhasil didapatkan oleh J. Paul Getty Museum, Los Sunset at Montmajour Pada 4 Juli 1888, Vincent van Gogh membuat lukisan dengan objek garrigue dengan berlatar belakang reruntuhan Biara Montmajour. Lukisan ini kemudian dikenal sebagai âSunset at Montmajourâ. Lebih dari satu abad keaslian lukisan ini terus dipertanyakan termasuk yang menjadi koleksi pribadi dari seorang industrialis asal Norwegia Christian Nicolai Mustad. Keaslian lukisan ini baru tervalidasi pada tahun 2013 lalu dan saat ini menjadi salah satu dari koleksi the Van Gogh Museum, Amsterdam. van Gogh ketika melukis âSunset at the Montmajourâ sedang berada di semak-semak berbatu dengan tumbuhan ek kecil di dekatnya di sore hari. Ia mengatakan bahwa sinar kuning yang jatuh di sana layaknya hujan emas yang The Portrait of Doctor GachetVincent van Gogh ketika berada di Rumah Sakit Saint-RĂ©my-de-Provence tidak hanya melukis lanskap pemandangan tapi juga potret dari seseorang yang tinggal bersamanya. Orang tersebut adalah Dr. Paul Gachet yakni seorang dokter yang membantu dan merawat van Gogh. van Gogh menjadikan dokternya sebagai objek lukisan setelah merasa nyaman dan dekat dengan dr. Gachet. Kedekatannya dengan sang dokter pun ditulis dalam suratnya yang ditujukan kepada saudara perempuannya yang bernama Wilhelmina. Dalam suratnya ia mengatakan bahwa diantara keduanya memiliki kemiripan baik fisik maupun mentalnya.
In creating this image of the night skyâdominated by the bright moon at right and Venus at center leftâvan Gogh heralded modern paintingâs new embrace of mood, expression, symbol, and sentiment. Inspired by the view from his window at the Saint-Paul-de-Mausole asylum in Saint-RĂ©my, in southern France, where the artist spent twelve months in 1889â90 seeking reprieve from his mental illnesses, The Starry Night made in mid-June is both an exercise in observation and a clear departure from it. The vision took place at night, yet the painting, among hundreds of artworks van Gogh made that year, was created in several sessions during the day, under entirely different atmospheric conditions. The picturesque village nestled below the hills was based on other viewsâit could not be seen from his windowâand the cypress at left appears much closer than it was. And although certain features of the sky have been reconstructed as observed, the artist altered celestial shapes and added a sense of glow. Van Gogh assigned an emotional language to night and nature that took them far from their actual appearances. Dominated by vivid blues and yellows applied with gestural verve and immediacy, The Starry Night also demonstrates how inseparable van Goghâs vision was from the new procedures of painting he had devised, in which color and paint describe a world outside the artwork even as they telegraph their own status as, merely, color and paint. Publication excerpt from MoMA Highlights 375 Works from The Museum of Modern Art, New York New York The Museum of Modern Art, 2019 Additional text Vincent van Gogh produced emotional, visually arresting paintings over the course of a career that lasted only a decade. Nature, and the people living closely to it, first stirred his artistic inclinations and continued to inspire him throughout his short life. But rather than faithfully depicting his surroundings, he painted landscapes altered by his imagination. Van Gogh was seeking respite from plaguing depression at the Saint-Paul asylum in Saint-RĂ©my in southern France when he painted The Starry Night. It reflects his direct observations of his view of the countryside from his window as well as the memories and emotions this view evoked in him. The steeple of the church, for example, resembles those common in his native Netherlands, while the mountains in the background describe those in his surrounding landscape. Publication excerpt from Modern Art & Ideas on Coursera Examine a detailed 3-D model of The Starry Night that gives you a close-up view of the texture of the canvas and the artistâs brushstrokes from various angles. UNIQLO ArtSpeaks Sheldon A. Clarke on Vincent van Goghâs The Starry Night Medium Oil on canvas Dimensions 29 x 36 1/4" x cm Credit Acquired through the Lillie P. Bliss Bequest by exchange. Conservation was made possible by the Bank of America Art Conservation Project Object number Department Painting and Sculpture We have identified these works in the following photos from our exhibition history. Painting, Sculpture, Prints May 24âOct 15, 1944 The Museum Collection of Painting and Sculpture Jun 20, 1945âFeb 13, 1946 2 other works identified The Museum Collection of Painting and Sculpture Jun 20, 1945âFeb 13, 1946 2 other works identified Designed for Children Jun 11âOct 6, 1946 2 other works identified XXVth Anniversary Exhibition Paintings from the Museum Collection Oct 19, 1954âFeb 6, 1955 2 other works identified Art in a Changing World 1884â1964 Painting and Sculpture from the Museum Collection May 27, 1964 1 other work identified Selections from the Permanent Collection Painting and Sculpture May 17, 1984âAug 4, 1992 3 other works identified Selections from the Permanent Collection of Painting and Sculpture Jul 1, 1993 2 other works identified MoMA2000, ModernStarts, Places French Landscape, The Modernist Vision, 1880-1920 Oct 28, 1999âMar 14, 2000 1 other work identified Collection Highlights May 8â10, 2002 To Be Looked At Painting and Sculpture from the Collection Jul 3, 2002âSep 6, 2004 2 other works identified To Be Looked At Painting and Sculpture from the Collection Jul 3, 2002âSep 6, 2004 6 other works identified Painting & Sculpture II Nov 20, 2004âAug 5, 2015 3 other works identified Van Gogh and the Colors of the Night Sep 21, 2008âJan 5, 2009 Van Gogh and the Colors of the Night Sep 21, 2008âJan 5, 2009 501 19th-Century Innovators Fall 2019âFall 2021 1 other work identified 501 19th-Century Innovators Fall 2019âFall 2021 10 other works identified 517 Surrealist Objects Ongoing 6 other works identified 517 Surrealist Objects Ongoing 4 other works identified 501 19th-Century Innovators Fall 2019âFall 2021 11 other works identified 502 Lillie P. Bliss Fall 2021 - Spring 2023 2 other works identified 502 Lillie P. Bliss Fall 2021 - Spring 2023 4 other works identified 502 Lillie P. Bliss Fall 2021 - Spring 2023 How we identified these works In 2018â19, MoMA collaborated with Google Arts & Culture Lab on a project using machine learning to identify artworks in installation photos. That project has concluded, and works are now being identified by MoMA staff. If you notice an error, please contact us at [email protected]. Provenance Research Project This work is included in the Provenance Research Project, which investigates the ownership history of works in MoMA's collection. June - September 1889, Vincent van Gogh, 1889 - January 1891, Theo van Gogh 1857-1891, Paris, acquired from his brother Vincent van 1891 - December 1900, Johanna Jo van Gogh-Bonger, Amsterdam, in trust for her son, Vincent Willem van Gogh, Amsterdam, inherited from Theo van 1900 - February 1901, Julien Leclercq, Paris, purchased through Jo van 1901 - before July 1905, Claude-Emile Schuffenecker, Paris, acquired by exchange from Julien July 1905 - March 1906, Jo van Gogh-Bonger, Amsterdam, reacquired from Claude-Emile Schuffenecker.[Oldenzeel Gallery, Rotterdam]1906 - 1938, Georgette P. van Stolk 1867-1963, Rotterdam, purchased from/through Oldenzeel - 1941, Paul Rosenberg, Paris/New York, purchased from Georgette P. van Stolk through Jacob-Baart de la The Museum of Modern Art, New York, acquired by exchange from Paul Rosenberg Gallery. Provenance research is a work in progress, and is frequently updated with new information. If you have any questions or information to provide about the listed works, please email [email protected] or write to Provenance Research Project The Museum of Modern Art 11 West 53 Street New York, NY 10019 Licensing If you would like to reproduce an image of a work of art in MoMAâs collection, or an image of a MoMA publication or archival material including installation views, checklists, and press releases, please contact Art Resource publication in North America or Scala Archives publication in all other geographic locations. MoMA licenses archival audio and select out of copyright film clips from our film collection. At this time, MoMA produced video cannot be licensed by MoMA/Scala. All requests to license archival audio or out of copyright film clips should be addressed to Scala Archives at [email protected]. Motion picture film stills cannot be licensed by MoMA/Scala. For access to motion picture film stills for research purposes, please contact the Film Study Center at [email protected]. For more information about film loans and our Circulating Film and Video Library, please visit If you would like to reproduce text from a MoMA publication, please email [email protected]. If you would like to publish text from MoMAâs archival materials, please fill out this permission form and send to [email protected]. Feedback This record is a work in progress. If you have additional information or spotted an error, please send feedback to [email protected].
analisis lukisan the starry night